Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Februari 2013

BUKAN MENGELUH, HANYA SHARING...

Ada yang semakin berbeda pada organ tubuhku. Bila tubuhku kelelahan, organ tersebut memberikan sinyal yang membuatku berpikir bahwa hidupku tak akan lama lagi. Saya sadar, saya sakit. Saya tahu, saya punya penyakit. Adalah hal yang wajar bila kemudian saya berusaha mengatasi sakit dan penyakit itu sejak sekarang. Mungkin, salah, ketika saya tidak segera memeriksakan kondisi ini kepada yang lebih berkompeten mengatasinya. Mungkin salah, bila saya langsung mengambil jalan pengobatan alternatif dalam mengatasi sakit ini. Tapi namanya usaha, mudah-mudahan berhasil. Aamin.

Pengalaman operasi pengangkatan tumor payudara tahun 2008 lalu, membuatku memilih jalan pengobatan herbal saat rasa sakit itu kembali terasa. Senit-senit. Sesekali. Tapi bisa bertambah intensitas sakitnya bila kondisi tubuh sedang lelah. Barangkali, saya bisa abaikan rasa lelah itu. Tapi, rasa sakit tak bisa kompromi. 

Tadi rapat guru SD-SMP Satap. Ada kalimat menarik yang saya garisbawahi dari uraian yang disampaikan oleh Bapak Kepala Sekolah yang baru (Bapak Sutar). Intinya, jadi orang itu "mbokyao" tahu diri. Tahu diri di sini berarti, janganlah menuntut mutu yang baik ketika belum melakukan kerja keras yang maksimal,  yang memadai untuk tercapainya mutu yang baik tersebut.

Bila dihubungkan dengan penyakit yang sedang saya derita ini, maka saya juga harus tahu diri. Menyadari bahwa tubuh saya bukanlah mesin. Dan memberinya waktu untuk beristirahat. Bukankah, katanya, saat beristirahat itu, sel-sel tubuh yang rusak akan diperbaiki? Nah... 

Teruslah berusaha. Saya yakin, Alloh akan memberikanku pertolongan. Mengijinkanku merasakan umur panjang. Memberikanku kekuatan untuk dapat lebih bermanfaat bagi umat dan sesama. Aamiin

Rabu, 25 Januari 2012

INDAHNYA.....

Apakah yang kau rasakan, ketika sebuah pekerjaan selesai dikerjakan?
Apakah yang kau rasakan, ketika yang dirasa sebagai beban, berhasil diselesaikan?
Apakah yang kau rasakan, ketika apa yang diangankan dan dicita-citakan, berhasil diraih?

Rasanya, dunia ini telah berada dalam genggaman.

Demikianlah yang saya rasakan, setidaknya saat ini. Masih tertulis di papan Program Kegiatan Kepala Sekolah, tanggal 3 Januari 2012, akan dilaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) di SD Negeri Kaliwungu 03 ini. Dan, ternyata, kegiatan tersebut baru benar-benar terlaksana tanggal 24 Januari 2012 kemarin. Rasanya lega. Entah apapun nilai yang didapat nantinya, yang jelas, kegiatan berlembur-lembur yang dilakukan selama hampir 3 minggu ini, terbayar sudah. Dan sebenarnya, semua tidak selayaknya berhenti di sini. Saat lembur, kami berusaha mati-matian, mempersiapkan semuanya, agar hasil PKKS bisa maksimal. Dan alangkah sayangnya, bisa usaha dan kerja keras yang telah dilakukan kemarin-kemarin, hanya berhenti di sini. Adanya penilaian, bukanlah akhir dari semua usaha dan kerja keras untuk menjadi yang terbaik. Seperti kata Bu Suyati kemarin, penilaian, hakikatnya awal dari perjuangan selanjutnya. Dari hasil penilaian, dapat diketahui kelebihan dan kekurangannya. Nah, dari sanalah, idealnya, perbaikan dan peningkatan untuk bisa terus dilaksanakan, guna peningkatan mutu manajemen, mutu administrasi, mutu sekolah dan mutu pendidikan di waktu-waktu yang akan datang. Hmm, demikianlah tentang PKKS.

Sekarang, beralih ke hal lain yang juga tak kalah indahnya. Cihui, di SD Negeri Kaliwungu 03, sekarang, dipasang internet. Hari Ahad, tanggal 22 Januari 2012 kemarin, dipasang. Targetnya, tanggal 24 Januari 2012 sudah bisa diperlihatkan kepada asesor sebagai salah satu bukti fisik dari program-program sekolah. Dan Alhamdulillah, tanggal 24 Januari 2012 kemarin, benar-benar sudah jadi. Dan saat ini, jam ini, saya sedang memulai menikmati keberadaan jaringan internet di sekolah. Wah, indah sekali. Bila merunut pada cerita teman-teman guru dan Kepala Sekolah mengenai sejarah SD Negeri Kaliwungu 03 pada waktu itu, beberapa tahun yang lalu, sungguh tak terlintas dalam benak, bahwa akan ada jaringan internet di sini. Sekolah yang hampir diregrouping, gedung yang hampir roboh, akses masuk yang sulit, mebeler yang sangat kurang, kantor yang memprihatinkan, dan lain sebagainya. Namun, Al-hamdulillah. Keajaiban selalu menyertai setiap usaha. Benar sekali apa yang telah diinformasikan oleh Allah, "Maka, sungguh, dalam kesulitan pasti ada kemudahan. Sungguh, dalam kesulitan ada kemudahan". Keberadaan SD Negeri Kaliwungu 03, dari yang waktu itu semacam itu, hingga hari ini yang semacam ini, pastilah semua tak lepas dari usaha dan kerja keras segenap unsur yang terlibat di dalamnya. Dan memang, harus ada motor yang sanggup menggerakan segenap komponen yang ada, hingga lahirlah kondisi yang lebih baik, sesuai dengan yang diharapkan. Subhanalloh!

Lalu, saya juga jadi teringat saat pertama kali menginjakkan kaki di Kecamatan Kedungreja ini. Tak terbayang saat itu, bahwa akhirnya saya bisa membaur dengan anak-anak, dengan situasi dan kondisi di sini. Jujur, saya akui, saya belum bisa seutuhnya beradaptasi dengan lingkungan masyarakat di sini, meskipun sudah cukup lama bilangan waktu yang saya habiskan di sini. Terhitung, sejak bulan Juni 2009. Namun, meski demikian, saya tetap bersyukur, bahwa meskipun saya tidak bisa sepenuhnya membaur, masyarakat di sini tetap care pada saya. Memang tidak bisa sepenuhnya seperti keluarga sendiri; saya juga sering merasa bingung saat dihadapkan pada situasi yang menuntut pengambilan keputusan tindakan paling tepat pada situasi tertentu di masyarakat; namun senyum yang terkembang dari mereka saat berpapasan, keramahan mereka, menunjukkan bahwa keberadaan saya, sedikit banyak diterima. Saya ingin berbuat sesuatu di sini, terutama untuk anak-anak. Namun masih bingung, harus memulai dari mana. Hehehe..... Begitulah. Dan ternyata, Allah mempertemukan saya dengan bumi Kedungreja ini, membawa sebegitu banyak hikmah yang dapat saya jadikan bekal dalam mengarungi kehidupan ini. Terutama, yang paling saya rasakan adalah, sebuah pelajaran berharga: Bila ingin maju, jangan ragu-ragu untuk melakukan sesuatu. Kesalahan dan kegagalan itu biasa. Jadikan itu sebagai bahan berharga untuk memperbaiki diri, mengawali hal-hal baru lainnya yang lebih baik, tanpa harus mengulangi kesalahan dan kegagalan serupa.

Perkembangan dan peningkatan ini, tak boleh berhenti hanya sampai di sini. Mari, terus berkarya. Untuk peningkatan kinerja kita sendiri, untuk peningkatan sekolah, untuk peningkatan mutu pendidikan di tanah air secara umum.

Bravo SD Negeri Kaliwungu 03!

Kamis, 18 Desember 2008

Bikin Cerpen? Yuk...

Ada tawaran menarik.
MEMBUAT CERPEN
Wuih, siapa sanggup menolak? Tapi masalahnya, sekarang saya dalam keadaan tidak sanggup memeras otak untuk mengurusi huruf demi huruf itu. Jangankan menjadi sebuah cerpen, menjadi sebait puisi saja tidak. Wah, payah!
Cinta seharusnya cukup menjadi motivasi untuk melakukan apapun, yang terbaik, sebagai bukti bahwa keberadaan sang kekasih bukan menjadi pengganggu, tapi justru menjadi pemicu dan pemacu berkarya sebanyak-banyaknya dan sebagus-bagusnya. Entahlah.
Di awal tahun ini, saya telah meniatkan diri, agar salah satu tulisan saya, bisa tampil di salah satu media. Tapi sampai detik ini, masil 0 (nol) buktinya. Memalukan!
Bikin Cerpen? yuk...

Bingung...Bantuin, Donk...

Terlalu sering seperti ini. Gimana, donk...



Saya belum terlalu bisa 'mengendalikan' blog saya ini. Setiap kali posting, selalu terlambat satu hari. Misalnya saya posting hari ini (Jum'at, 19 Desember 2008), eh, tak tahunya, dalam tampilan hasil posting itu, tercatat Kamis, 18 Desember 2008.



Bagaimana mengatasinya? Terimakasih atas bantuannya. Silakan kirim ke email: diajeng_nida@yahoo.com



Terimakasih sekali lagi. Salam